Saat ini Keefesiensian dan ketebalan lapisan ozon yg melindungi bumi kta tengah terancam, dikarenakan dengan adanya efek rumah kaca dan sebab-sebab yang lainnya.... Dan kita sebagai umat manusia wajib untuk melindungi dan menjaga serta melestarikan bumi kita ini... Salah satu cara untuk menghambat proses terjadinya efek rumah kaca adalah dengan penghijauan mulai dari negara kta sendiri Dilanjutkan dengan perluasan penghijauan di negara-negara lain.... Karena selain Proses penghijauan yang simple, juga tidak terlalu memakan biaya yg cukup besar dan usaha yg cukup keras... Untuk itulah penghijauan secara global adalah salah satu cara terbaik untuk menghambat proses penipisan lapisan ozon....
Dalam menata dan menjaga kelestarian lingkungan, dapat dilakukan dengan pola pendidikan melalui berbagai penyuluhan-penyuluhan tentang pentingnya menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan. Membangun kesadaran masyarakat yang mempunyai wawasan lingkungan yang luas merupakan " tiang pondasi " dalam menjaga kondisi lingkungan benar-benar jauh dari berbagai sumber pengrusakan dan pencemaran lingkungan. Karena pada dasarnya masalah kerusakan lingkungan disebabkan oleh tangan-tangan manusia itu sendirri.
Masalah lingkungan seperti banjir, tanah longsor dan kelangkaan air bersih yang sering terjadi memang merupakan permasalahan global. Meskipun sering dilanda bnjir pada musim penghujan Indonesia dalam waktu tertentu juga mengalami kelangkaan air bersih. Hail ini merupakan bukti nyata akibat kurangnya kesadaran masyarakat dalam berwawasan lingkungan. Penghijauan lingkungan di wilayah Indonesia haruslah kembali dilakukan. Pada pundak manusia terpikul sebuah amanah dan tanggung jawab melestarikan bumi. Dengan adanya penerapan penghijauan diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif dalam menata dan memelihara kelestrian lingkungan hidup. Pembangunan Indonesia yang berwawasan lingkungan merupakan dasar dalam menciptakan suasana keindahan dan kenyamanan lingkungan terutama dalam meningkatkan derajat dan kesehatan masyarakat yang optimal.
Minggu, 28 Februari 2010
Kamis, 18 Februari 2010
Kebudayaan Asli Daerah

Tari Pendet
Tari Pendet merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura. Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, pemangkus pria dan wanita, kaum wanita dan gadis desa.
Tari yang tercipta awal tahun 70-an oleh seniman I Nyoman Kaler ini, menggambarkan penyambutan atas turunnya Dewa-Dewi ke alam Marcapada. Tarian ini merupakan sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti tarian-tarian pertunjukan yang memerlukan pelatihan intensif, tarian ini diajarkan sekadar mengikuti gerakan. Para gadis muda mengikuti gerakan dari para perempuan yang lebih senior.
Tari Pendet dibawakan secara berkelompok atau berpasangan, ditampilkan setelah tari Rejang di halaman pura. Biasanya penari menghadap ke arah suci (pelinggih) mengenakan pakaian upacara dan masing-masing penari membawa sangku, kendi, cawan dan perlengkapan sesajen lainnya. Selain tari Pendet, di Bali ada beberapa jenis tari-tarian yang dibawakan para gadis atau perempuan dewasa untuk kelengkapan pelaksanaan kegiatan ritual atau upacara keagamaan.
Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi ‘ucapan selamat datang‘™. Taburan bunga disebarkan di hadapan para tamu sebagai ungkapan selamat datang. Meski demikian, tarian ini tetap mengandung muatan-muatan sakral dan religius.
Sebagaimana Pendet, tarian ini sifatnya feminin, karena menuntut gerakan-gerakan yang lemah gemulai seperti tarian Sanghyang Dedari, tari Rejang, Sutri dan tari Gabor. Tarian-tarian Bali yang dipentaskan untuk keperluan upacara keagamaan disebut tarian wali, sedang pementasan di luar pura disebut Balih-balihan.
Sabtu, 13 Februari 2010
Milik Indonesia
Zaman modern seperti ini rasa nasionalisme bagi anak-anak muda bangsa sangatlah menurun, karena banyak faktor-faktor lain dari bangasa luar serta faktor dari bangsa sendiri. Maka dari itu perlu ditanamkan kembali rasa nasinalisme dengan mengajarkan pendidikan pancasila dan kewarganegaraan secara formal dan informal. Terutama dengan memperkenalkan apa arti indonesiaitu sendiri, mengetahui isi kekayaan alam, kebudayaan, dan sejarah-sejarah penting yang ada dan terjadi di Negara Indonesia.
Indonesia merupakan negara yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006,[4] Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam.
Indonesia negara yang mempunyai isi kekayaan alam yang melimpah serta kehidupan-kehidupan yang beraneka ragam yang terdiri dari bebagai suku yang bebeda. Indonesia juga meupakan salah satu dari tujuh negara mega biodivertas yang dikenal sebagai pusat konsentrasi keaneka ragaman hayati Indonesia sebanyak ± 6.000 spesies flora dan fauna yang dimanfaatkan sehari-hari untuk pangan, obat-obatan, kosmetik, pewarna, dan lain-lain; keaneka ragaman ekosistem alam sebanyak ± 47 tipe; sedangkan keanekaragaman ginetik sampai saat ini belum banyak diketahui, walaupun telah digunakan untuk pemuliaan berbagai kepentingan budidaya tumbuhan dan satwanya.
Bila kita lihat dari segi peraiarn Indonesia dijadikan jalur litas perdagangan internasional, dari segi daratan Indonesia memiliki pertambangan besar seperti emas, batubara, minyak dan gas. Sudah terbukti bahwa sejak dahulu sampai sekarang banyak bangsa lain yang datang keindonesia untuk mencari mengambil ataupun meniru dari hasil kekayaan alam ataupun kebudayaan yang menjadi keabsahan milik setiap daerah kepulauan Indonesia, katakanlah seperti kebudayaan membatik dari jawa tengah dan tarian pendet dari bali yang waktu itu sempat terjadi peng-klaiman dari Negara seberang, padahal kita sudah tahu bahwa kebudayaan tersebut sudah ada sejak dahulu menjadi tradisi yang sah dan ciri khas daerah yang telah diakui milik bangsa Indonesia .
Sudah sepantasnya kita sebagai bangsa indonesi Indonesia bangga atas apa yang telah diberikan, apa yang dihasilkan, dan apa yang dapat kita manfaatkan terhadap isi yang tersimpan dan terkandung dalam Indonesia, semuanya digunakan untuk kesejahteraan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia.
Indonesia merupakan negara yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006,[4] Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam.
Indonesia negara yang mempunyai isi kekayaan alam yang melimpah serta kehidupan-kehidupan yang beraneka ragam yang terdiri dari bebagai suku yang bebeda. Indonesia juga meupakan salah satu dari tujuh negara mega biodivertas yang dikenal sebagai pusat konsentrasi keaneka ragaman hayati Indonesia sebanyak ± 6.000 spesies flora dan fauna yang dimanfaatkan sehari-hari untuk pangan, obat-obatan, kosmetik, pewarna, dan lain-lain; keaneka ragaman ekosistem alam sebanyak ± 47 tipe; sedangkan keanekaragaman ginetik sampai saat ini belum banyak diketahui, walaupun telah digunakan untuk pemuliaan berbagai kepentingan budidaya tumbuhan dan satwanya.
Bila kita lihat dari segi peraiarn Indonesia dijadikan jalur litas perdagangan internasional, dari segi daratan Indonesia memiliki pertambangan besar seperti emas, batubara, minyak dan gas. Sudah terbukti bahwa sejak dahulu sampai sekarang banyak bangsa lain yang datang keindonesia untuk mencari mengambil ataupun meniru dari hasil kekayaan alam ataupun kebudayaan yang menjadi keabsahan milik setiap daerah kepulauan Indonesia, katakanlah seperti kebudayaan membatik dari jawa tengah dan tarian pendet dari bali yang waktu itu sempat terjadi peng-klaiman dari Negara seberang, padahal kita sudah tahu bahwa kebudayaan tersebut sudah ada sejak dahulu menjadi tradisi yang sah dan ciri khas daerah yang telah diakui milik bangsa Indonesia .
Sudah sepantasnya kita sebagai bangsa indonesi Indonesia bangga atas apa yang telah diberikan, apa yang dihasilkan, dan apa yang dapat kita manfaatkan terhadap isi yang tersimpan dan terkandung dalam Indonesia, semuanya digunakan untuk kesejahteraan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)
